LIPANRITV1
Retas5
Medsos4
coba6
Entri Populer
-
Di Sadur dari Artikel: AGUS SISWANTO DAN EKA SUPRIATNA Pada tgl. 6 Februari 2008 lalu, Misteri mendapat undangan seor...
-
LIPAN-ONLINE KUMPULAN BERITA LEMBAGA INDEPENDEN PEMANTAU APARATUR NEGARA REPOBLIK INDONESIA. KKP Kucurkan Bantuan...
-
Revolusi Sosial Berdarah di Simalungun Tahun 1946 November 1, 2011 | Filed under: Sejarah | Posted by: Dori Alam Girsang O...
-
Kerajaan Majapahit Kerajaan Majapahit | Sejarah | Peninggalan | Lengkap dengan Masa Kejayaan di Nusantara 27 Juli 2017 Oleh Delvatins...
-
Sejarah Kerajaan Sriwijaya Lengkap Mei 4, 2017 Oleh ibnuasmara Sejarah Kerajaan Sriwijaya Lengkap ( lipanri online ). Kerajaan ...
-
Tuanku Rao. Terror Agama Islam Mazhab Hambali di Tanah Batak 8 Votes Selama ini banyak dari k...
-
KOLONEL MALUDIN SIMBOLON: Ingatan Kolektif Masyarakat Terhadap Jatuhnya Pesawat Tentara Pusat di Huta Tongah. 1. Pengantar Pa...
Rabu, 20 Maret 2019
Senin, 11 Maret 2019
BUKTI TANAH ULAYAT NKRI AKAN HILANG SIAPA AKAN BERTANGGUNG JAWAB
3,3 Juta Ha Tanah Kalimantan Dikuasai 25 Konglomerat Sawit
Jakarta, ( KBNLIPANRI ONLINE ) -- Organisasi swadaya
masyarakat Transformasi untuk Keadilan Indonesia (Tuk Indonesia) menyebut tanah
kosong (landbank) untuk tanaman kelapa sawit seluas 3,3 juta hektare (ha) di
Kalimantan dikuasai oleh 25 konglomerat sawit pada 2017.
Landbank merupakan istilah yang digunakan untuk
mendeskripsikan area kosong yang belum ditanami oleh kelapa sawit.
Berdasarkan data yang dihimpun Tuk Indonesia, sebanyak 25
grup bisnis milik taipan di sektor minyak sawit mengendalikan 5,8 juta ha
landbank kelapa sawit di Indonesia pada 2017. Secara rinci disebutkan, sebanyak
3,3 juta ha atau 57 persen dari total landbank yang dimiliki 25 grup bisnis
taipan itu berada di Kalimantan.
Selain itu, 1,9 juta ha atau 33 persen lahan kosong untuk
sawit berlokasi di Sumatera. Sisanya, masing-masing 4 persen atau sekitar 205
ribu ha di Sulawesi, dan 242 ribu di Papua.
Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Riau adalah
provinsi dengan landbank terbesar yang dikuasai para taipan
"Landbank kelapa sawit di Kalimantan yang dikendalikan
oleh 25 grup bisnis para taipan setara dengan 76 persen dari wilayah yang
ditanami kelapa sawit di Kalimantan. Keterbatasannya kami tidak bisa mengetahui
persis yang sudah ditanami dari luasan lahan yang dikuasai taipan," ujar
Direktur Eksekutif TuK Indonesia Rahmawati Retno Winarni saat meluncurkan
laporan bertajuk 'Kuasa Taipan Kelapa Sawit di Indonesia Tahun 2018' di
Jakarta, Rabu (30/1).
Di Sumatera, persentase landbank yang dikuasai taipan
dibanding total area tanam kelapa sawit paling tinggi ialah di Bangka Belitung
sebesar 51 persen dan Sumatera Selatan 55 persen.
Sementara itu, Pulau Papua dan Sulawesi dianggap sebagai
wilayah batas bagi pengembangan perkebunan kelapa sawit.
Lihat juga:Bos BI Sebut RI Ketergantungan Ekspor Komoditas
Sejak 1970
"Situasi ini menunjukkan dominasi yang sangat tinggi
dari 25 grup bisnis yang dikuasai taipan di kedua pulau tersebut,"
demikian tertulis dalam laporan Tuk Indonesia.
Dari 25 perusahaan induk kelapa sawit, 21 perusahaan di
antaranya terdaftar di bursa saham. Secara rinci diketahui, 10 perusahaan
terdaftar di Bursa Efek Indonesia, enam perusahaan di bursa Singapura, empat
perusahaan di Bursa Malaysia, dan satu perusahaan di bursa London.
10 perusahaan yang tercatat di BEI antara lain, Jardine
Matheson Group lewat PT Astra Agro Lestari Tbk, DSN Group lewat PT Dharma Satya
Nusantara Tbk, Tanjung Lingga Group lewat PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk,
Sampoerna Group lewat PT Sampoerna Agro Tbk, Rajawali Group lewat PT Eagle High
Plantations Tbk.
Lainnya adalah Sungai Budi Group lewat PT Tunas Baru Lampung
Tbk, Austindo Group lewat PT Austindo Nusantara Jaya Tbk, PT Provident Agro
Tbk, Gozco Group lewat PT Gozco Plantations Tbk, dan TPS Group lewat PT Golden
Plantation Tbk.
Sementara itu, empat perusahaan yang tercatat di bursa
Singapura antara lain, Sinar Mas Group lewat Golden Agri-Resources, Wilmar Group
lewat Wilmar International, Salim Group lewat Indofood Agri Resources, Harita
Group lewat Bumitama Agri, Surya Dumai Group lewat First Resources, dan Kencana
Agri Group lewat Kencana Agri.
Ada pula perusahaan yang tercatat di bursa Malaysia antara
lain IOI Group lewat IOI Corporation, Genting Group lewat Genting Plantations,
Boon Siew Group lewat Oriental Holdings, dan Batu Kawan Group lewat Kuala
Lumpur Kepong. Sedangkan satu perusahaan yang tercatat di bursa efek London
adalah Anglo-Eastern Group lewat Anglo-Eastern Plantations.
Sementara itu, perusahaan yang merupakan bisnis kelapa sawit
privat antara lain, Musim Mas Group lewat Musim Mas, Royal Golden Eagle Group
lewat Asian Agri, Darmex Agro Group lewat Darmex Agro, dan Triputra Group lewat
Triputra Agro Persada.
CNNIndonesia.com sudah mencoba untuk meminta tanggapan
kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan kehutanan (KLHK) dan juga Direktur
Eksekutif Gabungan Asosiasi Pengusaha Kelapa Sawit (Gapki) Mukti Sardjono
mengenai temuan penguasaan lahan oleh konglomerat sawit tersebut. Tapi sampai
berita diturunkan belum mendapatkan tanggapan dari mereka. (ulf/lav)
PDPM Medan Membangun Generasi Muda
Wagub Sumut Dukung Upaya PDPM Medan Membangun Generasi Muda
MEDAN,( KBNLIPANRI ONLINE ) – Wakil Gubernur Sumatera Utara
(Wagub Sumut) Musa Rajekshah menyambut baik dan mendukung setiap kegiatan yang
positif untuk membangun generasi muda. Karena untuk membangun Provinsi Sumut dibutuhkan sumber
daya manusia (SDM) yang berkualitas, khususnya para generasi muda.
Wagub Sumut
Musa Rajekshah menerima audiensi pengurus PDPM Kota Medan, Senin (11/3) di
ruang kerjanya, Kantor Gubernur Sumut
Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.
Karena itu, Wagub mengapresiasi kegiatan Kuliah Umum
Nasional dan Baitul Arqam Dasar (BAD) yang akan dilaksanakan oleh Pimpinan
Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kota Medan, pada 22- 24 Maret 2019. Kegiatan
tersebut diharapkan dapat membangun generasi muda menjadi SDM yang berkualitas,
siap dan mampu berkompetisi di zaman milenial saat ini.
“Membangun daerah Sumatera Utara omong kosong jika SDM-nya
tidak siap,” ujar Wagub Musa Rajekshah ketika menerima audiensi pengurus PDPM
Kota Medan, Senin (11/3) di ruang kerjanya,
Kantor Gubernur Sumut Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan.
Karenanya, Wagub mengharapkan agar kegiatan yang akan
dilaksanakan tersebut bukan sekadar seremoni. Namun merupakan kegiatan yang
dapat membangun karakter dan meningkatkan SDM, khususnya dari generasi muda di
daerah ini. “Bukan hanya menunjukkan bahwa organisasi punya kegiatan,”
sebutnya.
Selain itu, Wagub juga mengajak kepada Pemuda Muhammadiyah
agar terus menjaga kekompakan. “Bangun terus silaturahim, jauhkan iri dan
dengki, dan jangan cepat percaya dengan informasi-informasi yang mau
menjatuhkan Sumatera Utara. Kalau kita bersama-sama, Insya Allah kita bisa
wujudkan Sumatera Utara yang sejahtera dan bermartabat ke depan,” ujar Musa
Rajekshah yang didampingi Asisten Administrasi Umum dan Aset Zonny Waldi.
Sebelumnya, Ketua PDPM Kota Medan Eka Putra Zakran
menyampaikan, bahwa kedatangannya bersama jajaran pengurus PDPM Medan dalam
rangka membangun sinergitas dan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov)
Sumut.
Saat ini, katanya,
PDPM Kota Medan memiliki 31 cabang se Kota Medan dan 125 ranting yang siap bahu
membahu mendukung semua program-program pembangunan Pemprov Sumut. “Kami siap
mendukung visi misi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, khususnya bagaimana
Sumatera Utara ini sejahtera, religius, adil dan bermartabat,” ujarnya.
Selain itu, Eka juga menyampaikan, PPDM Kota Medan akan
mengadakan kegiatan Kuliah Umum Nasional dan Baitul Arqam Dasar (BAD) pada 22-
24 Maret 2019 di Aula Lantamal I Belawan dan Balai Pelatihan Perikanan (BPP)
Medan di Kampung Nelayan Indah. “Kami mengundang Pak Wagub Sumut (Musa
Rajekshah) sebagai narasumber pada hari Minggu, 24 Maret 2019,” kata Eka.
Hal senada disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Kuliah Umum
dan Baitul Arqom Dasar (BAD) Muhammadi Sundus. Menurutnya, kegiatan tersebut
nantinya akan diisi oleh tokoh nasional dan juga Ketua Komisi Yudisial RI Dr
Jaja Ahmad Jayus SH MHum dan akademisi FH UMSU Abdul Hakim Siagian.
“BAD II ini nanti akan diikuti 60 peserta yang terdiri dari utusan Pimpinan Cabang
Pemuda Muhammadiyah (PCPM) se Kota Medan. Para peserta akan digembleng untuk
dipersiapkan menjadi calon-calon pemimpin masa depan yang berkemajuan,”
ujarnya.( LM )
Minggu, 10 Maret 2019
Perayaan Hari Musik Nasional
Wagub Musa Rajekshah Hadiri Perayaan Hari Musik Nasional, Sumut Harus Punya Hall Berkelas Internasiona
MEDAN, ( KBNLIPANRI ONLINE ) – Untuk mendukung pertumbuhan
industri musik dan eksistensi para seniman, harus ada hall atau auditorium
berkelas yang dapat digunakan untuk konser musik berkelas internasional di
Sumatera Utara (Sumut). Sehingga orang Sumut tidak lagi perlu ke luar negeri
atau jauh-jauh ke Jakarta hanya untuk menonton pertunjukan kelas
intrernasional.
Wakil
Gubernur Sumatera Utara Musa Rajekshah
hadiri perayaan Hari Musik Nasional di Pardede Hall, Jl.Dr.TD Pardede, Medan,
Sabtu malam (9/3). Melalui Asuransi
Kredit Indonesia (Askrindo) sebagai pihak penyelenggara, Wagubsu juga
menyerahkan bantuan secara simbolis kepada Anak-anak penyandang disabilitas
dari berbagai yayasan. Perayaan tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan
penyanyi Tulus.
Hal itu diungkapkan Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah
ketika menghadiri perayaan Hari Musik Nasional di Pardede Hall, Jalan Dokter TD
Pardede, Medan, Sabtu malam (9/3). Acara tersebut dimerihkan oleh Tulus sebagai
bintang utama dan 20 musisi lokal.
Wagub Musa Rajekshah mengatakan, kegiatan positif seperti
pertunjukan musik diharapkan terus bisa dilakukan di masa depan. “Kami dari
Pemprov Sumut mengharapkan agar semua masyarakat di daerah ini, tanpa kecuali
bisa menikmati hiburan apapun tanpa terbatas apapun,” ujarnya.
Untuk itu, Wagub mengatakan, ke depan Sumatera Utara harus
memiliki auditorium/hall kelas internasional yang besar dan mewah untuk semua
masyarakat Sumut. Diharapkan dengan adanya hall tersebut, orang Sumut tidak
lagi perlu ke luar negeri atau jauh-jauh ke ibukota Indonesia untuk menonton
pertunjukan kelas intrernasional.
“Doakan kami, bisa membangun hall ini dan dalam waktu 2
tahun ke depan Sumut punya auditorium yang lebih besar dan mewah,” kata Musa
Rajekshah yang akrab disapa Bang Ijeck.
Dengan begitu, musisi lokal juga bisa menunjukkan kemampuan
terbaiknya dan eksistensi diri dalam kancah permusikan nasional maupun
internasional. Apalagi, seni juga dapat memberikan kontribusi pertumbuhan
ekonomi di satu daerah.
Ijeck juga mengapresiasi perayaan Hari Musik Nasional yang
mengundang dan memberikan santunan kepada 200 anak penyandang disabilitas dari
berbagai yayasan di Kota Medan. “Baru kali ini saya hadir di acara konser tapi
bisa mengundang anak-anak disabilitas dari sekolah luar biasa, untuk menonton konser musik,” katanya.
Hadir bersama istrinya yang juga Wakil Ketua TP PKK Sumut
Sri Ayu Mihari serta anak-anaknya, Ijeck duduk di meja paling depan. Semua
tampak menikmati lagu-lagu yang dibawakan oleh Tulus serta para musisi lokal.
Pimpinan Cabang Asuransi Kredit Indonesia (Askrindo) Sumut
Fahrizal mengatakan, pihaknya sengaja mengadakan kegiatan tersebut sebagai
bentuk apresiasi Askrindo sebagai BUMN kepada musisi di Hari Perayaan Musik
Nasional yang jatuh setiap tanggal 9 Maret itu. “Harapan kami akan tetap dukung
Hari Musik Nasional sebagai wujud apresiasi kami kepada musisi anak bangsa,”
katanya.( LM )
Rabu, 27 Februari 2019
Perayaan Hari Jadi ke-1 Kabupaten Samosir
Wagub Buka Perayaan Hari Jadi ke-1 Kabupaten Samosir, Kekompakan Bupati dan Wakilnya Kunci Keberhasilan Daerah
SAMOSIR, ( KBNLIPANRI ONLINE ) - Wakil Gubernur Sumatera
Utara (Wagub Sumut) Musa Rajekshah membuka secara resmi puncak perayaan Hari
Jadi ke-15 Kabupaten Samosir di Pangururan, Rabu (27/2). Perayaan ditandai
penekanan tombol sirene dan pelepasan balon gas, setelah dilakukan pemotongan
kue ulang tahun.

FOTO
Disambut
tarian, Menekan tombol sirene, Pemotongan kue,Peluncuran bus pariwisata dan
horas samosir fiesta,Pidato pembukaan.
Dalam sambutannya, Wagub menyebutkan bahwa kekompakan antara
Bupati-Wakil Bupati Samosir merupakan satu kunci keberhasilan bagi daerah.
Sebab menurutnya, kabupaten yang diambil dari nama pulau tersebut dimekarkan
dengan harapan dan mimpi, agar generasi penerus nantinya bisa hidup lebih baik
dari pendahulunya.
"Tadi saya lihat Bupati dan Wakil Bupati waktu
menghidupkan lilin, keduanya saling bantu agar tidak tertiup angin. Ini
menandakan keduanya kompak. Karena tanpa itu, kita tidak bisa membangun Samosir
jadi lebih baik," ujar Wagub.
Selanjutnya, Wagub yang akrab disapa Bang Ijeck ini juga
mengingatkan agar kondisi daerah ini bisa jauh lebih maju di masa mendatang.
Ukurannya adalah kebersihan dan kenyamanan. Sebab kawasan pariwisata memang
harus mengedepankan keduanya. Apalagi Samosir dikelilingi Danau Toba, sebagai
Karunia Tuhan dengan istilah 'Negeri Indah Kepingan Surga'.
"Samosir sudah semakin baik. Karena saya nilai pertama
kamar mandinya, ruangannya dan halamannya. Waktu yang lalu masih belum bagus,
tetapi sekarang sudah ada kemajuan. Karena memang masalah kita adalah
kebersihan," sebut Wagub, sekaligus mengajak Pemkab se-kawasan Danau Toba
untuk bersama merancang bagaimana membangun tempat pengolahan sampah
terorganisasi.
"Mari kita doakan supaya Danau Toba diterima jadi
anggota UNESCO. Kami juga Pemerintah Provinsi, apa yang bisa kami lakuan, pasti
kami bantu. Kami akan terus datang ke sini, bukan hanya karena hari jadi saja,
tetapi lain waktu. Karena tanpa dukungan masyarakat, kami tak mungkin bisa
menjalankan amanah sebagian Gubernur dan Wakil Gubernur," pungkasnya.
Pada kesempata itu, Wagub bersama tamu undangan lainnya
dihadiahi ulos tanda penghormatan tokoh adat setempat.
Sementara Bupati dan Wakil Bupati Samosir, Rapidin Simbolon
dan Juang Sinaga menyampaikan sambutan dan ucapan selamat datang kepada Wakil
Gubernur yang dianggap menjadi pemimpin peduli dan perhatian kepada
kabupaten/kota, khususnya Samosir. Apalagi saat ini daerah mereka menjadi
sorotan dunia, baik dari segi keindahan pariwisata hingga dorongan untuk
menggalakkan kebersihan.
"Kedatangan Wagub ini adalah bukti hatinya ada di
Samosir, untuk kita. Karena itu kami mengharapkan seluruh stakeholder mendukung
pembangunan Samosir, menuju kabupaten yang makmur dan sejahtera,"
jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Deputi Bidang Pengelolaan Batas
Wilayah Negara Kemendagri, Robet Simbolon dan Anggota DPR RI Trimedya
Panjaitan. Keduanya mengingatkan agar Pemkab Samosir serius memperhatikan
kondisi kebersihan objek wisata hingga permukiman warga, yang juga menjadi
penilaian pengunjung.
Hadir juga Bupati Tobasa Darwin Siagian, Anggota DPR RI
Jhony Allen Marbun, Anggota DPD RI Parlindungan Purba, Kabiro Umum Pemprov
Sumut Faisal, Kadis Budpar Sumut Hidayati, Dirut Bank Sumut Muhammad Budi
Utomo, mantan Bupati Samosir Wilmar Simanjorang dan Mangindar Simbolon. ( lm )
Selasa, 26 Februari 2019
Sumut Bebas Pungli Jika Semua Pihak Bersinergi
Sumut Bebas Pungli Jika Semua Pihak Bersinergi
MEDAN, ( KBNLIPANRI ONLINE) – Tim Sapu Bersih Pungutan Liar
(Saber Pungli) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan seluruh kabupaten/kota harus
bersinergi dalam upaya pemberantasan pungli. Sehingga Sumut bebas Pungli segera
terwujud.

FOTO
Sekretaris
Daerah Provinsi Sumatera Utara Hj.R.Sabrina mewakili Gubernur Sumatera Utara
membuka Rapat Koordinasi UPP Saber Pungli Provinsi dengan UPP Saber Pungli
Kabupaten/Kota Se-Sumatera Utara di Santika Premiere Dyandra Hotel &
Convention Jl.Kapt. Maulana Lubis No.7 Medan, Senin malam (25/2). Acara ini
bertajuk Optimalisasi Koordinasi Sinergitas Sistem Kerja UPP Saber Pungli
Provinsi dan Kabupaten/Kota Dalam Lingkup Lintas Instansi Untuk Sumut Bebas
Pungli.
“Keberhasilan Satgas anti pungli bukan keberhasilan
perorangan atau satu kelompok kerja saja, melainkan keberhasilan bersama,” ujar
Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sabrina yang mewakili Gubernur Sumut Edy
Rahmayadi pada pembukaan Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Pemberantasan Pungli
(UPP) Saber Pungli provinsi dengan kabupaten/kota se Sumut, di Hotel Santika
Dyandra, Jalan Kapten Maulana Lubis, Medan, Senin malam (25/2).
Dikatakannya, praktik pungli harus dihapuskan. Karena pungli
dapat membenani masyarakat, serta menurunkan kepercayaan publik pada pemerintah
yang sedang berjalan saat ini. “Kondisi tersebut tentu dapat merusak sendi
kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara, serta perlu penanganan serius,”
katanya.
Selain itu, diharapkan, rakor tersebut dapat mendorong dan
memberi semangat kepada tim anti pungli agar dapat bekerja sungguh-sungguh.
“Hal tersebut bertujuan untuk masa depan bangsa yang bebas dari pungutan liar,”
katanya.
Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres)
Nomor 87 tahun 2016 mengenai Satgas Saber Pungli, baik di tingkat pusat maupun
daerah. “Perpres tersebut diharapkan dapat memberantas pungli secara tepat,
efektif, efisien serta mampu menimbulkan efek jera,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Satgas UPP Saber Pungli Provinsi Sumut
Eko Kristianto mengatakan rakor tersebut untuk mengkoordinasikan masing-masing
UPP provinsi dan kabupaten/kota dalam menjalankan tugasnya. Serta diharapkan
dapat membangun sinergitas sistem kerja saber pungli antar UPP.
Kegiatan tersebut diadakan selama 2 hari, mulai tanggal 25 -
26 Februari 2019. Selain rapat koordinasi, kegiatan tersebut juga diisi
kegiatan focus group discussion bertema ‘Optimalisasi Koordinasi Sinergitas
Sistem Kerja UPP Saber Pungli Provinsi dan Kabupaten/Kota Dalam Lingkup Lintas
Instansi untuk Sumatera Utara Bebas Pungli’.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Sekretaris Satgas
Saber Pungli Pusat Irjen Pol Widiyanto Poesoko, Kepala Inspektorat Provinsi
Sumut OK Henry, Wakapolres dari seluruh Sumut, UPP kabupaten/kota se Sumut,
Kepala Seksi (Kasi) Intel Kejaksaan Negeri, inspektur seluruh kabupaten/kota se
Sumut, organisasi masyarakat dan organisasi kepemudaan.( lm )
Kamis, 21 Februari 2019
Pangkosek Hanudnas III Cup Lahirlah Pebulutangkis Handa
Akhyar Harap Pangkosek Hanudnas III Cup Lahirlah Pebulutangkis Handal
Medan ( KBNLIPANRI
ONLINE )
Kota Medan memang sedang giat diarahkan menjadi kota atlet.
Karenanya Pemko Medan semakin gencar pula membina serta mendukung penuh setiap
kegiatan yang berhubungan dengan pembinaan terutama penjaringan atlet-atlet
muda.
Hal ini diungkapkan Wakil Wali Kota Medan Ir. H. Akhyar
Nasution, M.Si usai mengikuti acara Pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Beregu yang
Pangkosek Hanudnas III Cup Tahun 2019 di GOR PBSI Jalan Pancing, Medan. Kamis
(21/2).
Lebih lanjut Wakil Wali Kota Mengatakan, penjaringan melalui
berbagai even kejuaraan dan turnamen sampai saat ini masih dianggap salah satu
cara untuk melihat bakat-bakat muda yang nantinya akan dibina terus menjadi
pebulutangkis yang dapat diandalkan.
”Kejuaraan seperti ini harus terus digalakkan guna
memberikan wahana bagi atlet-atlet pebulutangkis berbakat yang hendak
melihatkan performanya,” ujar Wakil Wali Kota didampingi Kadispora Kota Medan
Marah Husin.
Wakil Wali Kota juga mengungkapkan rasa optimisnya kepada
atlet pebulutangkis muda yang hari ini turut bertanding pada kejuaraan yang
digelar hingga Minggu (24/2) nanti. Ia mengharapkan akan ada pebulutangkis
andal yang lahir dari Kota Medan.
”Saya yakin dengan bakat-bakat muda Kota Medan. Generasi
muda harus semangat dan jangan pantang menyerah serta terus berlatih agar
menjadi pebulutangkis tingkat nasional bahkan dunia,” harap Akhyar.
Selanjutnya, Akhyar
menjelaskan bahwa Pemko Medan juga akan menggelar Pekan Olahraga Wilayah
(Porwil) ke V pada akhir Maret mendatang. Untuk itu, Wakil Wali Kota juga
mengimbau kepada seluruh atlet muda berbakat yang ada di setiap kecamatan
bahkan di kelurahan seluruh Kota Medan untuk mempersiapkan diri mengikuti ajang
ini. Karena, sambung Akhyar, atlet yang akan mewakili tiap kecamatan harus
merupakan atlet asli kecamatan tersebut.
“Pemko Medan, bulan Maret mendatang, juga akan menggelar
Porwil ke V. Ajang ini harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya bagi para atlet
muda yang ada di setiap kecamatan di Kota Medan. Karena setiap kecamatan yang
mengikuti ajang ini harus mengutus atlet asal kecamatan tersebut,” kata Akhyar.
Pembukaan Kejuaraan Bulutangkis Beregu Pangkosek Hanudnas
III Cup ini ditandai dengan servis pertama yang dilakukan langsung oleh
Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Djohan Amarullah, S.AB. (lm)
Langganan:
Postingan (Atom)




